jump to navigation

Manis Membawa Sengsara? March 23, 2009

Posted by lovetropicanaslim in diabetes.
Tags: , , , , , ,
trackback

Indonesia memang terkenal sebagai orang yang paling kreatif dalam mengolah makanan. Tak heran jika banyak orang memilih untuk berwisata kuliner jika berkunjung ke beberapa tempat di Indonesia. Makanan khas Indonesia bervariasi dari segi rasa, dari gurih sampai manis. Senang rasanya bisa menyantap lezatnya makanaan-makanan tersebut, apalagi jika ditemani minuman manis yang menyegarkan. Dengan rasa manis, semua makanan akan terasa lebih nikmat.

Gula dan Penyakit Berbahaya
Rasa manis memang terbukti digemari banyak orang, dan mungkin termasuk Anda. Bahkan menurut penelitian di University of North Carolina, rasa manis ternyata dapat meningkatkan mood seseorang, sehingga tanpa disadari, Anda tidak henti-hentinya mengkonsumsi makanan manis. Akan tetapi kenikmatan tersebut akan membawa sengasara, karena konsumsi makanan bergula secara berlebihan akan membuat Anda lebih dekat dengan berbagai penyakit, termasuk diabetes.

Penelitian yang dimuat di jurnal internasional: American Medical Association menunjukkan bahwa konsumsi minuman yang mengandung gula berhubungan erat dengan meningkatnya risiko terkena penyakit diabetes tipe 2, disamping meningkatkan berat badan. WHO bahkan memuat artikel yang menunjukkan mereka yang mengkonsumsi gula dalam jumlah tinggi mempunyai risiko lebih tinggi terhadap berbagai macam penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung.

Diabetes tipe 2 merupakan penyakit dimana insulin yang diproduksi tidak cukup banyak atau tubuh tidak dapat mengenali insulin. Insulin adalah hormon yang dibutuhkan untuk membawa gula masuk ke dalam sel tubuh. Jika gula menumpuk di dalam darah dan tidak masuk ke dalam sel, sel tubuh dapat kekurangan energi dan lama-kelamaan, kadar gula yang tinggi dalam darah dapat merusak mata, ginjal, sistem syaraf ataupun jantung. Karena itulah diabetes dapat disertai dengan komplikasi penyakit berbahaya lainnya.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah, konsumsi gula berlebih ternyata dapat merusak gen sehingga menurunkan sensitivitas insulin. Jika pola makan kita tidak benar, konsumsi gula kita berlebih, ditambah dengan rendahnya aktivitas fisik, perlahan tapi pasti, gen dalam tubuh kita akan rusak dan metabolisme dalam tubuh akan terganggu. Mungkin adanya penyakit belum kita rasakan, namun lambat laun kerusakan gen-gen akan semakin parah dan barulah kita menyadari munculnya penyakit berbahaya seperti diabetes.

Apakah Anda Berikutnya?
Diabetes saat ini memang menjadi momok yang menakutkan, karena bisa saja menyerang orang dalam usia muda dan produktif. Jumlahnya pun semakin meningkat dari tahun ke tahun. Saat ini, diabetes berada dalam urutan ke-4 dari penyakit paling mematikan di negara maju. Berdasarkan haisl penelitian tim lembaga Biologi Molekuler Eijkman, di Indonesia sendiri, pada tahun 1994 terdapat 110.4 juta penderita diabetes dan memasuki tahun 2000, junmlahnya meningkat menjadi 4 juta orang. Diperkirakan pada tahun 2010, jumlahnya diperkirakan mencapai minimal 5 juta orang. Apakah Anda menjadi korban berikutnya?

Mencegah Pastinya Lebih Murah!
Jika Anda tidak ingin menjadi korban berikutnya, mulailah untuk menerapkan pola hidup yang sehat, seperti menjaga pola makan seimbang, meningkatkan aktivitas fisik dengan cara olah raga dan, dan mengurangi asupan gula.
WHO sendiri juga menganjurkan untuk membatasi konsumsi gula pasir tidak lebih dari 10% total asupan kalori harian. Jika asupan kalori harian sebesar 2000 kalori per orang, artinya asupan kalori dari gula sebaiknya tidak lebih dari 200 kalori (5 sendok makan) per hari. Perlu diingat, bahwa sumber gula bukan hanya gula yang kita tuangkan saat membuat teh atau kopi, gula terdapat hampir di setiap makanan atau minuman lain, seperti cake, cookies, ice cream, juice, permen, coklat, dan lain sebagainya.

Manisnya Hidup di Tangan Anda!
Lalu bagaimana untuk tetap menikmati rasa manis tanpa harus takut terserang berbagai penyakit kronis. Tenang saja! Anda tetap dapat merasakan manisnya makanan dan minuman Anda, dengan menggunakan pemanis rendah kalori. Saat ini di pasaran telah banyak dijual pemanis rendah kalori, seperti gula jagung, yang mengandung sukralosa, pemanis alami yang aman. Sukralosa merupakan pemanis rendah kalori yang dibuat dari gula. Selain itu, gula jagung Tropicana Slim Diabetics, juga mengandung kromium pikolinat yang memiliki manfaat bagi penderita diabetes. Kromium merupakan mineral yang dapat membantu kerja insulin dan mengatur kadar gula darah. Jadi Anda tetap dapat menikmati rasa manis tanpa takut kadar gula darah Anda melonjak tinggi. Untuk manis yang sehat, mulailah menggunakan gula jagung Tropicana Slim Diabetics, karena manisnya hidup ada di tangan Anda!

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: